Al Maqshur dan Al Manqush

 

Isim Maqshur

Adalah setiap isim mu'rab yang berahiran alif Lazimah ashliyah, artinya alif tersebut tidak dapat dihilangkan. (Yang penting, alif tersebut harus diucapkan sebagai alif dari segi pelafalan, meskipun ditulis dengan ya’.)

Contoh : 

الفَتَى الهُدَى العَصَا الذِكْرَى المَلْهَى المُصْطَفَى مُسْتَدْعًى

- Al maqshur diirab dengan dhammah, fathah, kasrah muqaddarah

Contoh :

جَاءَ اَلْفَتَى (الفتى : مرفوع بالضمة مقدرة على الألف للتعذر)

دَخَلْتُ اَلْمَلْهَى (الملهى: منصوب بفتحة مقدرة على الألف للتعذر)

اِتَّكَأْتُ عَلَى الْعَصَا (العصا مجرور بكسرة مقدرة على الألف للتعذر

- Jika Al maqshur ditanwin maka tetap alifnya tetap ditulis tetapi dibuang secara lafadz ketika Rofa, nashob ataupun jar.

جَاءَ فَتًى - دَخَلْتُ مَلْهًى - اِتَّكَْتُ عَلَى عَصًا


Isim Manqush

Yaitu setiap isim murab yang berahiran ya' Lazimah ashliyyah sebelumnya dikasrah.

Contoh : 

المَحَامِي -  الهَادِي -  الرَّاعِي - القَاضِي الوَادِي - الدَّاعِي

Dari definisi di atas menunjukkan bahwasanya kata ظَبْيٌ bukan isi manqush karena Ya'nya tidak di kasrah sebelumnya.Begitu juga kata مِصْرِيٌّ juga bukan manqush karena ya nya bukan ya asli yaitu bukan asli bagian dari isim tersebut.

- Al manqush diirab dhammah muqaddarah saat Rofa dan kasrah muqaddarah saat jar, adapun saat nashab harakatnya Fatihah 

جَاءَ مَحَامِي

 سِرْتُ فِي الْوَادِي

 قَابَلْتُ الْقَاضِيَ

- Jika isim manqush ditanwin maka ya nya dibuang saat Rofa dan jar dan tetap ada saat nashab

جَاءَ مَحَامٍ

سِرْتُ فِي وَادٍ

قَابَلْتُ قَاضِيًا


Catatan : Jangan sampai tercampur antara isim manqush (berahiran satu ya asli) dan isim  yang berahiran dengan ya tasydid yang tidak dibuang ya nya saat tanwin

هَذَا الْمَنْزِلُ مَبْنِيٌّ عَلَى الطُّوْبِ

مَرَرْتُ بِمِصْرِيٍّ



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Silabus Al Muyassar

Iri

Anakku, Ampuni Ibumu